Cara Menangani Sebuah Hubungan Beda Agama

Jatuh cinta berjuta rasa nya, begitulah banyak orang mendefinisi kan sebuah cinta. Banyak juga yang mengatakan kalau cinta itu buta, cinta tak memandang jelek buruk nya pasangan, cinta tak memandang jarak usia di antara nya, dan cinta juga tak memandang perbedaan iman di antara kedua nya. Memiliki pasangan yang berbeda iman pasti menyebabkan banyak masalah di antara kedua keluarga.

Tapi apa yang Anda lakukan jika Anda memiliki seorang kekasih yang berbeda iman atau tidak memiliki iman sama sekali? Tidak banyak yang bisa bertahan karena perbedaan iman di antara kedua nya, ada pasangan yang berhenti di tengah jalan karena tidak mendapatkan restu keluarga dan ada juga yang lanjut namun salah satu di antaranya berpindah keyakinan. Tetapi jika anda tidak ingin berpindah keyakinan atau pun berhenti untuk menjalin kasih dengan kekasih anda, hubungan antar agama dapat bekerja dengan sempurna jika anda menghormati pandangan tentang agama masing-masing. Berikut cara untuk membuat sebuah hubungan jika memiliki pandangan iman yang berbeda.

Respect

Jika anda menjalin hubungan dengan seseorang dari pandangan iman yang berbeda, anda harus selalu menghormati iman mereka, bahkan jika anda tidak setuju dengan hal itu. Dan ketika anda berpikir bahwa pandangan agama anda yang benar, ketahui lah bahwa kekasih anda memiliki pandangan yang berbeda dengan pandangan anda. Masing-masing dari Anda dan sang kekasih perlu menghormati, menghargai dan mengakui bahwa setiap orang memiliki pandangan yang berbeda pada setiap agama yang mereka anut.

Jangan mencoba merubah mereka

Menjalin hubungan dengan seseorang yang berbeda iman atau keyakinan tidaklah hal yang mudah, anda harus belajar banyak agar tidak menyinggung perasaan satu sama lain. Walaupun anda selalu berharap agar sang kekasih bisa berpindah keyakinan yang sama kepada anda. Namun anda tidak bisa mencoba untuk mengubah nya, karena mereka memiliki pemikiran nya tersendiri tentang agamanya dan itu sudah jadi keputusan nya untuk tidak merubah imannya. Sama seperti ketika anda seorang ateis, anda tidak harus merendahkan keyakinan pasangan anda jika anda lah yang bertentangan dengan agama, anda bisa saja memilih pasangan yang tidak memiliki iman agar tidak ada pertentangan tentang agama kepada pasangan anda.

Anak

Jika Anda memutuskan untuk memiliki anak dalam hubungan antaragama, Anda perlu membahas agama apakah yang akan di anut anak anda ketika mereka sudah tubuh menjadi dewasa. Ketika anda dan pasangan memiliki seorang anak,  biarkan lah anak untuk memilih agama yang akan dipelajari atau agama apakah yang akan menjadi pedoman dalam hidup meraka. Selagi mereka masih kecil ajari lah mereka tentang bagaimana menghargai agama yang berbeda dan membiarkan nya memilih agama yang akan dia jadikan sebagai pedoman hidup nya. Dan sekali lagi, penting bagi anak anda ketahui bahwa mereka dibesarkan untuk melihat bahwa kedua orang tua menghormati iman lain.

Diskusi

Memiliki iman yang berbeda dengan sang kekasih bukan berarti membatasi untuk anda berkomunikasi dengannya. Anda bisa berbagi cerita tentang keluh kesal pada saat bekerja, anda bisa bercerita tentang masalah yang anda hadapi atau sebaliknya kekasih anda yang sedang dalam masalah. Mencoba untuk cerita, tanya dan jangan membiarkan nya menyelesaikan semua masalah nya seorang diri. Karena keputusan atau kesepakat saat menikah adalah ada di saat pasangan susah dan senang walaupun anda menjalin hubungan dengan seseorang yang iman nya berbeda dengan anda.

Selalu Terbuka

Ketika anda memiliki sebuah pertanyaan yang ingin anda tanya kepada pasangana anda, jangan ragu untuk bertanya. Karena pada dasar nya seseorang yang menjalin ikatan pernikahan tidak boleh menutupi apa yang sedang terjadi atau apa yang ingin mereka katakan, coba lah untuk terbuka kepada pasangan agar tidak ada kesalahpahaman terlebih lagi anda dan pasangan memiliki keyakinan yang berbeda. Coba lah untuk terbuka terhadap hal apapun dan berkometar dengan baik jika itu menyangkut dengan keyakinan anda.

Belajar mencari tahu agama pasangan

Cobalah untuk belajar sesuatu tentang keyakinan pasangan anda, mencari tahu tentang apa yang harus mereka lakukan ketika sudah memiliki pasangan. Dan ketika mereka melanggar apa yang telah di ajarkan di dalam kitab suci mereka setidak nya anda bisa menegur pasangan dan memberi tahu bahwa di dalam agamanya melarang hal itu, mungkin itu akan membuatnya sedikit terkesan. Walaupun itu tidak berarti anda harus mengubah iman anda, hanya saja anda harus mencoba untuk melihat sesuatu dari hal yang berbeda. Ini juga suatu pelajaran yang menarik belajar tentang iman yang berbeda dan setiap agama memiliki kelebihan nya masing-masing.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>