Daftar Film Studio Ghibli Yang Paling Banyak Ditonton

Film-film Studio Ghibli memang selalu spektakuler. Diantara puluhan film yang dibuat, ada 5 film yang paling disukai oleh penonton. Selain itu, film-film yang dikeluarkan Studio Ghibli biasanya juga memiliki pesan moral untuk sesama makhluk hidup dan lingkungan sekitar.

Siapa yang tidak mengenal Studio Ghibli. Bisa dibilang Studio Ghibli adalah rumah produksiyang khusus menciptakan flm-film kartun dengan hasil gambar yang spektakuler. Mengangatkat berbagai tema sejak kemunculannya di tahun 1984, menjadikan Studio Ghibli sebagai pioner film kartun di Jepang.

Sejak awal kemunculannya, total sudah ada 26 film yang diproduksi oleh Studio Ghibli. Diantara film-film tersebut ada film yang paling disukai oleh penonton. Selain memiliki unsur film yang provokotaif, imajinatif, dan terasa lebih emosional, film ini selalu dinanti oleh para penggemarnya karena memang kualitas film nya yang yahud. Berikut Film yang paling disukai oleh penonton

Film favorit penonton

  • Sprited Away

Sprited Away merupakan film yang disukai banyak orang. Hal ini terbukti dari menangnya Spirited Away dalam penghargaan Oscar pada tahun 2002 dan Penghargaan Beruang Emas pada Pesta Film Internasional di Berlin tahun 2002. Film yang bercerita tentang dunia para dewa ini juga berhasil mengumpulkan jumlah penonton terbanyak sekitar 23 juta mengalahkan penontot film Titanic di Jepang.

  • My Neighbor Totoro

Film My Neighbor Totoro sudah dirilis dalam dua bahasa, yaitu Jepang dan Inggris. Film ini memang lebih dulu mengecap kesuksesan sebelum Spirited Away. Walaupun termasuk sebagai film milik Studio Ghibli yang paling senior, namun pesona dari film yang mengambil tema dunia fantasi ini tidak pudar digerus waktu. Tebukti dengan masih setianya para penggemar My Neighbor Totoro dengan mengoleksi aneka merchandise berbentuk monster hitam ini.

  • Castle in the Sky

Castle In The Sky adalah fitur animasi pertama yang dirilis di bawah banner Ghibli, dan boleh dibilang karya terbaik mereka. Terletak di era Victoria di mana penuh dengan bajak laut langit dan mesin perang bertenaga uap, Castle in the Sky menjadi salah satu film Miyazaki yang paling penuh aksi, plot-berat, namun murni menghibur. Film ini bercerita tentang kisah dua anak dan upaya mereka untuk mengungkap mitos adanya istana raksasa di langit yang disebut Laputa.

  • Grave of the Fireflies

Berbeda produksi dengan Totoro, Grave of the Fireflies disutradarai oleh pendiri Ghibli, Isao Takahata. Desain karakter sama kuatnya dengan penggambaran memilukan dari dua anak perjuangan yang harus bertahan hidup Perang Dunia II di Jepang. Film ini sangat meluapkan emosi, perjuangan dan kesedihan yang mendalam.

  • The Tale of the Princess Kaguya

Masih mengusung cerita yang sama seperti cerita aslinya, film The Tale of the Princess Kaguya berhasil meraih beberapa penghargaan. Diantaranya adalah memenangkan kategori Film Fitur Animasi Terbaik tahun 2015 pada acara Lingkaran Kritikus Film Toronto. Film ini sudah diluncurkan dalam dua bahasa yaitu bahasa Jepang dan bahasa Inggris. The Tale of the Princess Kaguya rilis di Jepang pada tahun 2013, dan rilis di AS pada tahun 2014.

  • The Cat Returns

The Cat Returns dirilis pada tahun 2002 yang disutradarai oleh Hiroyuki Morita, yang senang menciptakan seorang penyemangat pada film genre klasik. Sama epic-nya seperti Spirited Away, The Cat Returns begitu mengesankan mulai dari kualitas karakterisasi dan desain, terutama Muta si kucing besar yang cukup iconic di film ini. Kucing sangat dihargai di Jepang, seperti film ini bercerita tentang Haru, siswa SMA yang menyelamatkan kucing dari bahaya dan kemudian ia harus berpetualang hingga ke kerajaan kucing.

  • Ponyo on the Cliff by The Sea

Film ini menceritakan tentang seorang anak ikan bernama Ponyo. Ponyo yang melarikan diri dari rumahnya di bawah laut dan pergi ke dunia manusis. Ketika hampir terkena jaring nelayan, Ponyo bisa diselamatkan oleh Sousuke. Sousuke bersama kedua orang tuanya tinggal di sebuah rumah di atas tebing. Menurut legenda, jika seorang manusia menemkuan seekor ikan yang berwajah manusia, makan akan muncul bencana Tsunami di sana.

Ponyo sendiri yang sudah berubah menjadi seorang gadis kecil terkena kutukan yang ada dalam keluarganya. Ia akan berubah menjadi busa jika Sousuke menyukai orang lain. Bertaruh dengan waktu dan perasaanya, Ponyo dengan hati yang tulus mau membantu masyarakat yang terkena banjir. Bersama Sousuke, Ponyo juga berusaha untuk menyakinkan ayahnya dan ibunya (seorang Ratu di lautan) untuk mau merestui hubungan mereka berdua sebagai sahabat.

  • Whisper of the Heart

Diadaptasi dari manga dengan judul yang sama, film Whisper of the Heart bercerita tentang Shizuku, gadis muda yang addict membaca buku dan memiliki rasa ingin tau yang tinggi, dan bercita-cita untuk menjadi penulis ketika ia besar nanti sampai suatu hari Shizuku dibuat penasaran oleh seorang pria yang secara tiba-tiba memimpin sebuah perpustakaan.

  • From Up On Poppy Hill

From Up di Poppy Hill adalah sebuah film drama animasi Jepang yang rilis pada tahun 2011 dan disutradarai oleh Goro Miyazaki. Sementara penulis naskah ditulis oleh Hayao Miyazaki dan Keiko Niwa. Film ini bercerita tentang drama romantis remaja di Jepang. Meski tentang drama remaja, tapi film ini dikemas dengan menarik kok

  • Howl’s Moving Castle

Menceritakan tentang petualang Sophie si pembuat topi dan Howl si penyihir. Berlatar belakang masa perang, Howl yang seorang lulusan akademi sihir berupaya untuk membantu pemerintah nya untuk memenangkan perang. Sophie sendiri yang terkena kutukan dari penyihir jahat, akhirnya dengan terpaksa ikut ke dalam kastil milk Howl. Kastil yang bisa berpindah-pindah tempat dan waktu itu berisi seorang anak kecil dan api ajaib. Api ajaib itulah bagian dari jantung Howl yang ia pertaruhkan untuk mendapatkan kekuatan sihir yang hebat.

Nah, itu dia film Studio Ghibli yang gak kalah seru dari film yang lainnya. Ada yang udah nonton?

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>