Film Ini Bukti Bahwa Ayah Juga Sama Hebatnya Seperti Ibu

Ayah merupakan sosok yang gak kalah penting dari seorang ibu, perjuangan yang ia lakukan juga gak kalah berat. Ia melindungi, mencari nafkah dan juga ikut berperan untuk mendidik anak-anaknya. Oleh karena itulah tak jarang kisah seorang ayah juga sering di angkat kedalam sebuah film.

Berikut ini adalah film-film yang mengangkat kisah seorang ayah:

The Pursuit of Happyness


Film ini bukan lah drama yang penuh dengan cerita menyedihkan. Akan tetapi film ini menceritakan tentang perjuangan seorang ayah yang mencintai dan harus membesarkan anaknya yang masih kecil dalam kondisi tidak punya uang, tidak punya rumah dan tidak punya pekerjaan.

The Pursuit of Happyness ini merupakan film biografi buatan tahun 2006 yang menceritakan kisah hidup Chris Gardner, seorang ayah yang rajin, pintar, semangat kerja tinggi dan punya impian yang besar untuk keluarga, seperti kebanyakan dari kita. Dengan latar belakang seorang sales dan penjual, dia memberanikan diri untuk mengambil sebuah tawaran untuk menjadi distributor sebuah alat kedokteran yang baru dan canggih.

Cerita film ini dimulai pada tahun 1981 di San Francisco, California. Linda dan Chris Gardner hidup di sebuah apartemen kecil bersama anak mereka yang berusia 5 tahun, Christopher. Chris adalah seorang salesman yang menghabiskan seluruh tabungan keluarga untuk membeli franchise untuk menjual scanner tulang (Bone Density Scanner) portable.

Scanner ini memang mampu menghasilkan gambar lebih baik dari X-ray, tetapi kebanyakan dokter yang ditemui Chris beranggapan bahwa harganya terlalu mahal. Linda, istrinya, bekerja sebagai buruh di sebuah laundry. Keluarga kecil ini mulai terpecah ketika mereka menyadari bahwa mereka tak mampu membayar sewa rumah dan tagihan-tagihan yang semakin menumpuk.

Usagi Drop

Serial drama Jepang ini, ternyata diadopsi dari sebuah manga yang berjudul “Usagi Doroppu” (ditulis oleh Yumi Unita) film ini menceritakan tentang repotnya menjadi seorang ‘single father’. Uniknya, anak perempuan berusia 6 tahun yang dirawat oleh tokoh utama Daikichi (Kenichi Matsuyama) yang ternyata bukanlah anak kandungnya, melainkan anak bibinya, yang merupakan anak haram kakeknya yang baru saja meninggal (bernama Rin Kaga, diperankan oleh Mana Ashida).

Konflik yang terjadi di dalam film ini mengangkat tentang sulitnya mengatur kehidupan sehari-hari sebagai seorang ayah tunggal dan kehidupannya sebagai pekerja muda yang karirnya sedang menanjak. Digambarkan pula bagaimana kerasnya usaha Daikichi untuk membuat Rin mengenalnya, mengajari Rin berhenti mengompol dan agar Rin tetap mendapat pendidikan. Perjuangan yang sempat membuatnya hampir putus asa.

Surat Kecil untuk Tuhan

Film ini datang dari tanah air yang menceritakan tentang seorang gadis remaja yang bernama Gita Sesa Wanda Cantika atau yang dikenal dengan nama panggilan Keke, seorang gadis remaja berusia 13 tahun ini  yang cukup beruntung, karena lahir dari keluarga yang sangat berada, memiliki dua orang kakak laki-laki yang bernama Chika dan Kiki, orang tua yang sangat menyayanginya walau sudah bercerai dan juga Pak Yus, ajudan sang Ayah.

Selain itu Keke juga di kelilingi 6 sahabat karib yang selalu setia menemaninya dan hidupnya pun semakin lengkap dengan kehadiran seorang kekasih yang juga begitu menyayanginya yaitu Andy. Semuanya tampak begitu sempurna. Hingga sampailah pada tahun 2003 dimana kanker menghinggapinya, Keke adalah pengidap Rhabdomyosarcoma (Kanker Jaringan Lunak) pertama di Indonesia.

Gadis cantik itu pun berubah menjadi “monster” hingga terpaksa harus menjalani serangkaian kemotrapi dan radiasi hampir setahun lamanya, akibat dari itu semua, rambut Keke sedikit demi sedikit mulai rontok, kulitnya mengering dan sering mual-mual. Ketekunan Keke dan keluarganya membuahkan hasil. Keke dinyatakan sembuh dan bisa kembali menjalani aktifitas seperti sedia kala.

Tak disangka, setahun kemudian, pada 2004, kanker itu kembali, lebih parah dan mematikan. Meskipun sudah ditolak di rumah sakit mana-mana, ayah Keke tidak pernah sekali pun menyerah untuk menyembuhkan anaknya, terbukti bahwa ia sanggup ke pedalaman bahkan keluar negeri hanya untuk menyembuhkan Keke. Meskipun ratusan dokter memprediksi bahwa hidup Keke tidak akan lebih dari tiga bulan, Keke berhasil bertahan untuk lebih dari setahun. Meskipun pada akhirnya, Keke harus menerima kenyataan bahwa ia memang tidak dapat disembuhkan karena kanker itu sudah terlalu menyebar. Keke meninggal dunia pada tanggal 25 Desember 2006.

CJ7

Dalam cerita di Film ini, (Stephen Chow) berperan sebagai seorang buruh miskin yang bernama Ti (Stephen Chow) yang hidup bersama seorang anak laki-laki yang bernama Dicky. Peran Dicky dilakukan oleh Xu Jian yang sebenarnya adalah seorang gadis kecil.

Ti adalah seorang ayah yang sangat bekerja keras sepanjang hari agar Dicky dapat mengenyam pendidikan di sebuah sekolah elit. Sayang Dicky dijauhi teman-temannya karena berpenampilan lusuh dan tidak memiliki mainan keren.

Kejengkelan Dicky pada ayahnya yang tidak mau membelikan CJ1, mainan anjing-robot terbaru, namun karena ia tidak memiliki uang Ti menggantinya dengan sebuah hadiah yang ditemukannya di tempat sampah. Mainan itu (atau kemudian mungkin lebih tepat disebut binatang peliharaan) adalah sebuah bola  hijau misterius yang bertransformasi menjadi makhluk aneh yang lucu.

Tampan Tailor

Sama seperti film CJ7 yang menggambarkan masalah perekonomian seorang ayah yang hanya hidup dengan putra kecilnya. Film garapan Guntur Soeharjanto ini, memilih aktor tampan Vino G Bastian yang berperan sebagai ayah yang bernama Topan.

Topan adalah seorang penjahit yang baru saja ditinggal sang istri dan mengalami kebangkrutan usaha jahitnya. Yang lebih nahas lagi, Topan terancam kehilangan masa depan anaknya, Bintang.

Dengan bantuan sepupunya, Topan mulai menjajal segala pekerjaan untuk terus menyambung hidup. Mulai dari calo tiket kereta, kuli bangunan hingga pekerjaan yang berbahaya, stuntman. Yang mungkin membuat terenyuh adalah, Topan selalu mengatakan pada anaknya bahwa ia tengah melakukan misi rahasia. Padahal apa yang dilakukannya itu tidak patut dicontoh. Ya, Topan hanya tak ingin Bintang kecewa dan kehilangan akan sosok ayah yang sempurna.

Miracle In Cell No. 7

Film yang Berkisah tentang seorang ayah yang memiliki keterbelakangan mental dalam membesarkan putrinya. Dengan segala keterbatasan yang dimiliki, sang ayah selalu berusaha memenuhi kemauan anaknya, termasuk membeli tas Sailor Moon. Nahas, ayah bernama Lee Yong Gu ini justru dituduh memperkosa seorang gadis hingga membuatnya dipenjara seumur hidup.

Di balik jeruji besi, Lee Young Gu bertemu dengan sahabat-sahabat yang humoris hingga dapat mempertemukannya diam-diam dengan anaknya, Ye Sung. Sayangnya, Lee Young Gu harus dihukum mati, padahal tak bersalah. Saat dewasa, Ye Sung pun berusaha membersihkan nama ayahnya meski semua tak dapat mengembalikan kebersamaan mereka.

Dari cerita yang ada di film-film tersebut telah membuktikan bahwa ayahlah lelaki yang rela berjuang demi membahagiakan anaknya. Jadi, tak ada lagi alasan untukmu ragu apalagi malu untuk mengatakan ‘I love you, Dad’, ya.

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>